Direktorat Prasarana Perkeretaapian mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan, norma, standar, pedoman, kriteria dan prosedur, serta bimbingan teknis, evaluasi dan pelaporan di bidang prasarana perkeretaapian.

Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Prasarana Perkeretaapian menyelenggarakan fungsi :

  1. Penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang prasarana perkeretaapian yang terdiri atas jalur dan bangunan kereta api, stasiun kereta api, fasilitas operasi kereta api; perpotongan dan persinggungan jalur kereta api dan pengujian prasarana perkeretaapian;
  2. Penyiapan penyusunan norma, standar, pedoman, spesifikasi teknis, kriteria dan prosedur di bidang prasarana perkeretaapian yang terdiri atas jalur dan bangunan kereta api, stasiun kereta api, fasilitas operasi kereta api dan pengujian prasarana perkeretaapian;
  3. Penyiapan perumusan dan pemberian bimbingan teknis di bidang prasarana perkeretaapian yang terdiri atas jalur dan bangunan kereta api, stasiun kereta api, fasilitas operasi kereta api dan pengujian prasarana perkeretaapian;
  4. Penyiapan penyusunan dan penetapan rencana jalur dan bangunan kereta api, stasiun kereta api dan fasilitas operasi kereta api;
  5. Penyiapan pelaksanaan pemeriksaan, pengujian, pemberian tanda kelaikan prasarana termasuk material baru dan akreditasi pelaksana jasa konsultansi serta konstruksi prasarana perkeretaapian;
  6. Penyiapan penyelenggaraan prasarana perkeretaapian meliputi pembangunan, perawatan, dan pengoperasian prasarana perkeretaapian serta pengusahaan prasarana perkeretaapian milik negara;
  7. Penyiapan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang prasarana perkeretaapian yang terdiri atas rencana jalur dan bangunan kereta api, stasiun kereta api dan fasilitas operasi kereta api serta pengujian prasarana perkeretaapian; dan
  8. Penyiapan pelaksanaan urusan tata usaha, kepegawaian, dan rumah tangga Direktorat.

Direktorat Prasarana Perkeretaapian, terdiri atas :

  1. Subdirektorat Jalur dan Bangunan Kereta Api Wilayah I;
  2. Subdirektorat Jalur dan Bangunan Kereta Api Wilayah II;
  3. Subdirektorat Fasilitas Operasi Kereta Api;
  4. Subdirektorat Pengujian dan Sertifikasi Jalur dan Bangunan Kereta Api;
  5. Subdirektorat Pengujian dan Sertifikasi Fasilitas Operasi Kereta Api; dan
  6. Subbagian Tata Usaha.