Nomor: 15/SP/IV/DJKA/2018

Tanggal 7April 2018

Jakarta(7/4) Duka mendalam kembali menyelimuti perkeretaapian Indonesia. Kemarin, tepatnya 6 April 2018, terjadi peristiwa kecelakaan yang menimpa perjalanan KA Sancaka. Di tengah perjalanan menuju Kota Surabaya, KA Sancaka yang sedang melintas di track ditabrak 1 unit truk trailer. Pada peristiwa kecelakaan tersebut, Masinis KA Sancaka, Mustofa meninggal dunia. Sedangkan asisten masinis, Hendra W masih dalam perawatan di RS Soedono Madiun.

Kementerian Perhubungan sangat menyesalkan atas terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut. Pemerintah juga turut menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa pada peristiwa tersebut. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi telah memerintahkan segenap jajarannya,  khususnya Direktorat Jenderal Perkeretaapian, untuk segera mengambil tindakan-tindakan yang  diperlukan terkait penanganan peristiwa kecelakaan tersebut. 

Pagi ini, 7 April 2018 Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri beserta jajarannya mendatangi rumah duka almarhum Mustofa pun demikian menjenguk Asisten Masinis Hendra W di RS. “Kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Duka yang mendalam ini terasa sangat berat untuk dihapuskan. Tetapi kami turut berempati dan berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT yang memberi kekuatan serta ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan, ujarZulfikri.

Sementara itu, terkait penanganan peristiwa kecelakaan tersebut, 1 unit Crane Kumbokarno telah diturunkan untuk proses evakuasi. Dari 3 unit kereta penumpang yang anjlok, 1 unit kereta penumpang telah berhasil dievakuasi. Saat ini, proses evakuasi tersebut masih terus berlangsung. Sedangkan perbaikan track dilaksanakan secara bertahap mengikuti tahapan proses evakuasi. 

Pemerintah juga menghimbau kepada para pengemudi kendaraan bermotor agar berhati-hati dan selalu waspada pada saat melintas di perlintasan kereta api. Telah banyak peristiwa kecelakaan yang terjadi di perlintasan, akibat kelalaian pengemudi kendaraan bermotor. Pemerintah berharap agar peristiwa kecelakaan ini dapat dihindari di masa-masa mendatang (rei)

 

Humas Ditjen Perkeretaapian

Kementerian Perhubungan