Jakarta (14/5) Menyikapi kejadian terror akhir-akhir ini, serta menindaklanjuti instruksi Menteri Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah meminta kepada seluruh operator perkeretaapian untuk segera mengambil tindakan antisipatif untuk mencegah serta meminimalisir potensi teror terhadap prasarana dan sarana perkeretaapian.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri mengatakan, “Sebagaimana diketahui, prasarana dan sarana perkeretaapian termasuk salah satu obyek vital nasional seperti yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 63 tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital nasional, yang penggunaannya banyak diminati oleh masyarakat. Karena menyangkut penggunaan oleh masyarakat, perlu dilakukan langkah antisipatif  demi mewujudkan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna kereta api”.

Instruksi yang diberikan antara lain : adanya SOP tanggap darurat terkait dengan potensi teror yang mengkin terjadi baik itu prasarana maupun sarana perkeretaapian,  meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gangguan keamanan dan keselamatan perkeretaapian, menambah jumlah personil pengamanan terutama di stasiun-stasiun yang melayani banyak penumpang,  memberikan pemahaman kepada calon penumpang KA untuk tetap waspada dan berhati-hati serta melaporkan kepada petugas apabila ada keadaan mencurigakan, meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap asset vital perkeretaapian, melakukanpemeriksaanlebihrinciterhadapbarangbawaanpenumpangdanbarang-barangkirimansertameningkatkankerjasamadenganpihakaparatberwenang (POLRI) untuk tindakan pengamanan baik itu prasarana maupun sarana perkeretaapian.

Zulfikri menambahkan, “Kami berharap semua operator dapat melaksanakan instruksi tersebut demi mewujudkan keamanan dan keselamatan pengoperasian kereta api. Kepada masyarakat pengguna jasa KA,  kami menghimbau agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap hal-hal yang mencurigakan untuk mencegah potensiteror. Semoga Allah SWT yang selalu meridhoi dan memberikan perlindungan atas setiap usaha yang kita lakukan bersama.(rei/ets)