Pembangunan jalur ganda Lintas Selatan Jawa merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional sebagaimana yang telah diubah terakhir melalui Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018. Salah satu segmennya adalah antara Gombong - Kroya sepanjang 29,7 Km yang dibiayai dengan menggunakan anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). 

Pada tanggal 28 Maret 2019 proses pengeboran terowongan Ijo telah berhasil menembus dari kedua sisi sesuai dengan target breaktrough di bulan Maret 2019. Terowongan Ijo memiliki panjang 581 meter yang merupakan satu diantara tiga terowongan yang dibangun pada pembangunan jalur ganda Lintas Selatan Jawa. Terowongan tersebut merupakan terowongan jalur ganda terpanjang di Indonesia.

Terowongan Ijo merupakan terowongan baru yang dibangun oleh anak bangsa di bawah naungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan menggantikan terowongan lama yg masih berjalur tunggal (single track). Akan tetapi terowongan lama tetap dipertahankan keberadaannya dan dijadikan cagar budaya. Dengan beroperasinya jalur ganda KA lintas selatan jawa segmen Gombong - Kroya dan terowongan ijo yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2019, diharapkan akan meningkatkan frekuensi perjalanan KA dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta dengan pengurangan persilangan KA.