Berita Sebelumnya

KE DEPAN, LRT SUMSEL ROLE MODEL SEMUA PENYELENGGARA PELAYANAN PUBLIK

Berita Selanjutnya

MENHUB RESMIKAN REAKTIVASI JALUR KA CIANJUR - CIRANJANG - CIPATAT


KEGIATAN PADAT KARYA PEKERJAAN PENINGKATAN JALUR KA REL R.42 MENJADI R.54 LINTAS LAHAT – LUBUK LINGGAU SEGMEN LAHAT – BUNGAMAS

Padat Karya “kegiatan pembangunan proyek yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia jika dibandingkan dengan tenaga mesin”.

Palembang (18/9/20)- Tujuan utama dari program padat karya adalah untuk membuka lapangan kerja bagi keluarga-keluarga miskin atau kurang mampu yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap. Dimana proyek padat karya sendiri merupakan program pemerintah melalui Bappenas untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan pekerjaan pada masa sulit seperti di masa pandemic saat ini akibat munculnya Corona Virus Desease (COVID-19) sehingga program padat karya dirasa dapat menjadi solusi guna mengurangi angka pengangguran serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Program padat karya juga merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam mendorong kepentingan golongan ekonomi rendah agar tetap dapat bertahan selama masa sulit seperti yang tengah dihadapi pada kondisi aktual saat ini.

Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan sendiri pada tahun 2020 ini terdapat proyek kegiatan ‘Peningkatan Jalur KA R42 Menjadi R54 Lintas Lahat – Lubuklinggau Segmen Lahat – Bungamas’ berlokasi di Km.433+800 – Km.460+100 Desa Pasar Baru, Gunung Gajah, Lahat Tengah, Sari Bungamas yang ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun 2020 ini. Dalam pengerjaannya proyek tersebut juga telah menjalankan program padat karya melibatkan ±127 orang pekerja yang direkrut sebagian besar dari warga lokal (kelas golongan ekonomi rendah) di sekitar lokasi pekerjaan dengan waktu pelaksanaan terhitung mulai dari tanggal 21 Februari 2020 s.d 31 Desember 2020 dimana total biaya upah keseluruhan mencapai Rp1.035.200.000,00 (Satu Miliar Tiga Puluh Lima Juta Dua Ratus Ribu Rupiah). Jumlah penyertaan pekerja yang dilibatkan dalam proyek tersebut dengan besaran biaya upah mencapai Miliaran Rupiah dirasa sangat membantu masyarakat di masa pandemic saat ini sehingga manfaat program padat karya tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Disamping itu pelaksanaan kegiatan ‘Peningkatan Jalur KA R42 Menjadi R54 Lintas Lahat – Lubuklinggau Segmen Lahat – Bungamas’ sepanjang 25 km juga telah meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dengan berkembangnya aktifitas warung-warung yang ada di sekitar lokasi untuk melayani kebutuhan sehari-hari para pekerja seperti : makan, minum, rokok dan lain-lain serta toko bangunan untuk kebutuhan semen, pasir, batu dan lain-lain.

Program padat karya yang telah dijalankan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi aktif BTP Sumbagsel untuk membantu pemerintah dalam penanganan penyebaran COVID-19 yang dewasa ini sangat memperihatinkan, dimana dampak dari berkembangnya COVID-19 ini sendiri cakupannya sangat luas menyerang seluruh sektor baik mikro ataupun makro. Tujuan disalurkannya bantuan ini adalah meringankan beban masyarakat pada situasi ekonomi yang melemah serta daya beli masyarakat yang menurun.

Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan berharap kiranya program yang diberikan tersebut dapat membantu meringankan masyarakat serta membantu pemerintah dalam menjalankan program-program pusat.

Komentar

Kirim Komentar