Berita Sebelumnya

KEGIATAN PEDULI COVID-19 BTP SUMBAGSEL

Berita Selanjutnya

LAPORAN TAHUNAN DIREKTORAT JENDERAL PERKERETAAPIAN (2019)


PROGRES PROYEK DWI GANDA MANGGARAI-CIKARANG, SHIFTING STASIUN CIKARANG, SUKSES DILAKSANAKAN

Jakarta, 21/5/2020- Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten pada Rabu 20 Mei 2020 dini hari berhasil melaksanakan Shifting Stasiun Cikarang dengan lancar. Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, Rode Paulus, mengatakan kegiatan shifting ini merupakan tahapan kritis dalam pembangunan Stasiun Cikarang. “Dalam shifting itu kita lakukan pemindahan keempat jalur emplasemen sisi selatan Stasiun Cikarang, pemindahan persinyalan ke sisi selatan Stasiun Cikarang serta pengaktifan peron 1 dan 2 sisi selatan. Selama kegiatan shifting, kita total melibatkan 278 orang dari unsur pelaksana pekerjaan dan unit lain terkait. Semua proses dilakukan dengan tetap menerapkan Protokol COVID-19 secara ketat”, imbuh Rode.

Dalam kegiatan shifting tersebut semua yang terlibat dalam pelaksana pekerjaan diwajibkan mencuci tangan, memakai masker dan semaksimal mungkin menerapkan physical distancing. Selain itu dilakukan juga koordinasi dengan Puskesmas setempat serta Gugus Covid tingkat Kecamatan dan Kabupaten Bekasi. "Segala persiapan baik dari sisi teknis maupun kesehatan dalam kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan."pungkas Rode.

Sementara itu, Direktur Prasarana Perkeretaapian, Heru Wisnu, menyatakan bahwa Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkeretaapian akan terus melanjutkan pembangunan jalur dwi ganda (double double track/DDT) Manggarai - Cikarang meskipun dimasa pandemi COVID-19 ini. Hal ini sejalan dengan program padat karya yang digalakan oleh Pemerintah dengan semakin banyaknya tenaga kerja yang dirumahkan. Dengan keberlanjutan proyek ini tentunya akan membantu masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. “Setelah pelaksanaan shifting ini, kita bisa melanjutkan pembangunan 4 (empat) emplasemen baru sisi utara, sehingga total jadi 8 (delapan) emplasemen, penambahan peron 3 dan 4, modifikasi persinyalan dan kelanjutan pembangunan Stasiun Cikarang sisi utara. Secara paralel juga dilakukan modernisasi Stasiun Bekasi melalui penambahan fasilitas stasiun, menambah jalur kereta, meningkatkan sistem persinyalan, dan meningkatkan kehandalan listrik aliran atas”, imbuh Heru Wisnu.

“Penyelesaian pembangunan prasarana perkeretaapian di lintas Manggarai-Cikarang sudah sangat ditunggu oleh masyarakat karena akan meningkatkan kapasitas lintas KA di sepanjang jalur Manggarai-Cikarang, meningkatkan kenyamanan dan pelayanan pengguna jasa kereta api. Angkutan penumpang dan barang juga akan semakin lancar karena ada pemisahan antara jalur komuter (KA perkotaan) dengan jalur utama Jawa (KA jarak jauh),” pungkasnya.

Kepala Bagian Hukum Ditjen Perkeretaapian
Kementerian Perhubungan
YENNESI ROSITA
Facebook: ditjenperkeretaapian
Twitter: @perkeretaapian
Instagram: ditjenperkeretaapian
Youtube: ditjenperkeretaapian
Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Kementerian Perhubungan
Jalan Merdeka Barat No. 8 Jakarta 10110

Komentar

Kirim Komentar