GIAT KUNJUNGAN KERJA ANGGOTA KOMISI V DPR RI IBU Hj. HANNAH GAYATRI, SH PADA KEGIATAN PADAT KARYA PEKERJAAN PENINGKATAN JALUR KA R.42 MENJADI R.54 LINTAS LAHAT-LUBUK LINGGAU SEGMEN LAHAT-BUNGAMAS

Dapatkan Upah Harian, Terbantu Masa Pandemi

Padat Karya Peningkatan Rel KA Dari R42 Jadi R54

Rel Lahat- Lubuk Linggau Simpan Potensi Sejarah

LAHAT (27/10)- Peningkatan jalur Kereta Api (KA) Lahat- Lubuk Linggau yang dilakukan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan. Mampu menyerap tenaga lokal dengan adanya program padat karya.

Sehingga dalam masa pandemi covid19, warga terbantu dengan adanya tambahan pendapatan dari pengerjaan proyek tersebut.

"Sehari Rp100 ribu, kerja dari pagi sampai sore dan ada waktu ishoma. Adanya program bisa dapat tambahan pendapatan dari keseharian sebagai petani," ujar Hercules warga Lubung Layang Ilir, Kecamatan Kikim Timur Lahat, dibincangi saat mengerjakan proyek peningkatan rel Kereta Api (KA), Ahad (25/10).

Dijelaskan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan, I Made Suartika, ATD. M. Eng. Bahwa Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Selatan, tahun ini mendapat proyek kegiatan ‘Peningkatan Jalur KA R.42 menjadi R.54.  Yakni lintas rel Lahat – Lubuklinggau Segmen Lahat – Bungamas’ berlokasi di Km.433+800 – Km.460+100 Desa Pasar Baru, Gunung Gajah, Lahat Tengah, Sari Bungamas. Ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun 2020. 

Dalam pengerjaannya proyek tersebut juga telah menjalankan program padat karya melibatkan kurang lebih 127 orang pekerja yang direkrut sebagian besar dari warga lokal (kelas golongan ekonomi rendah) di sekitar lokasi pekerjaan. Dengan waktu pelaksanaan terhitung mulai dari tanggal 21 Februari 2020 - 31 Desember 2020.

Jumlah penyertaan pekerja yang dilibatkan dalam proyek tersebut dengan besaran biaya upah mencapai miliaran rupiah dirasa sangat membantu masyarakat di masa pandemic saat ini. "Sehingga manfaat program padat karya tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya saat menerima Peninjauan Program Padat Karya, oleh Anggota Komisi V DPR RI, Hj Hanna Gayatri,  SH, Sabtu (24/10).

Disamping itu pelaksanaan kegiatan ‘Peningkatan Jalur KA R42 Menjadi R54 Lintas Lahat – Lubuklinggau Segmen Lahat – Bungamas’ sepanjang 25 km juga telah meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dengan berkembangnya aktifitas ekonomi lainnya. "Seperti warung-warung yang ada di sekitar lokasi untuk melayani kebutuhan sehari-hari para pekerja. Antara lain makan, minum, rokok dan lainnya. Lalu toko bangunan untuk kebutuhan semen, pasir, batu dan lain-lain, juga terbantu," ungkapnya.

Sementara Hj Hanna Gayatri SH, aggota Komisi V DPR RI, mengatakan dengan adanya peningkatan tersebut dapat mendorong arus lalu lintas barang dan jasa. Sehingga meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian khususnya di wilayah Kabupaten Lahat dan bermuara pada kesejahteraan warga Sumsel. Kedepan, harapnya perkeretaapian bisa lebih baik lagi kalau bisa seperti Jepang,  bisa melaju secepat kilat dan DPR RI akan terus memberikan dukungan.     "Jalur Perkeretaapian Palembang-Lubuk Linggau sudah cukup tua bahkan sebelum masa penjajahan  Belanda menyimpan sumber sejarah yang perlu dipromosikan," tambahnya.(gti)

Komentar

Kirim Komentar