SOSIALISASI PENANGANAN DAMPAK SOSIAL KEMASYARAKATAN DALAM RANGKA PENYEDIAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN NASIONAL JALUR GANDA SOLO-SEMARANG FASE 1 (SOLO BALAPANKADIPIRO)

(SEMARANG 8/4) - Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah pada tanggal 31 Maret - 01 April 2021 telah melaksanakan kegiatan sosiliasasi pendataan & verifikasi penanganan dampak sosial kemasyarakatan yang terdampak di kelurahan joglo, kelurahan nusukan & kelurahan gilingan kecamatan banjarsari, kota surakarta oleh tim terpadu yang dibentuk untuk melakukan langkah - langkah koordinasi terkait penyiapan sarana, pendataan & verifikasi guna mendukung kelancaran pelaksanaan sosialisasi dalam rangka penertiban pembangunan nasional jalur ganda solo - semarang fase I (solo balapan - kadipiro) dengan skema penanganan dampak sosial dimana target pelaksanaan penertiban ini akan rampung di bulan juni 2021 sehingga pelaksanaan konstruksi dapat dimulai pada bulan juli 2021.

Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah Endro Hudiyono, AP, SH, MM berkata “Kegiatan ini adalah kegiatan penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan  dalam rangka pembangunan jalur ganda kereta api yang nanti akan diikuti dengan penataan di perlintasan adanya elevated track untuk kereta api. Ini adalah untuk pembangunan bukan hanya Kewilayahan untuk Surakarta saja tapi untuk Jaa tengah pada Umumnya. Agara Kita mengedepankan keterbukaan public maka masyarakat sesuai regulasi Perpres 62 tahun 2018 diajak untuk rembugan sehingga dari awal masyarakat sudah memiliki semangat untuk membangun bersama dengan Pemerintah. Kita sampaikan dalam kesempatan ini, maksud pemerintah adalah untuk pembangunan yang ujungnya adalah untuk kesejhteraan masyarakat, arus transportasi lancer sehingga mereka paham. Kita sampaikan juga hak-hak masyarakat nanti dapat santunan dan santunan diperitungkan oleh kantor jasa penilai publik”

“Mudah-mudahan dengan Sosialisasi ini masyarakat mendukung pelaksanaan pembangunan jalur ganda fase I Semarang Solo. Dimana Jalur ganda ini akan kita mulai Groundbreaking di Bulan Juli dengan rencana pelaksanaan kontruksi selama 3 tahun. Mudah-mudahan kegiatan ini lancer sehingga target kontruksi di Bulan Juli dapat dilaksanakan”. Kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya, M.Sc (BTP JATENG)

Komentar

Kirim Komentar