OPTIMALKAN EDUTRIP DAN EDUWISATA, TINGKATKAN OKUPANSI PENUMPANG PELAJAR LRT SUMSEL

Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan Layanan Rapid Transit (LRT) di Sumatera Selatan (Sumsel), Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) rutin mengadakan kegiatan edutrip dan eduwisata di Stasiun LRT Sumsel. Tujuan nya menjaring okupansi pelajar di stasiun-stasiun LRT.

Kepala Seksi Pemanfaatan Sarana dan Prasarana BPKARSS Aditya Yunianto menerangkan, ada beberapa upaya yang terus dilakukan. Salah satunya memberikan paket promo khusus bagi rombongan pelajar yang memanfaatkan layanan LRT untuk keperluan kunjungan edukatif. Paket ini akan mencakup diskon tiket, fasilitas pendukung pembelajaran di dalam LRT, dan pemandu wisata yang akan memberikan informasi seputar tempat-tempat yang dilewati.

Dia menyampaikan kegiatan edutrip dan eduwisata dapat meningkatkan minat pelajar untuk menggunakan LRT sebagai sarana transportasi sekaligus membuka wawasan mereka tentang berbagai destinasi di sekitar kawasan LRT. ”Hal ini juga sejalan dengan upaya mengedukasi generasi muda tentang pentingnya penggunaan transportasi publik,” katanya.

Oleh karena itu, manejemen LRT Sumsel menyambut baik berbagai langkah kerjasama dengan stakeholder di bidang pendidikan. ”Jadi kami punya unit core. Mereka yang berperan menjalin hubungan dengan lembaga pendidikan untuk mengembangkan program edukatif yang sesuai dengan kurikulum pelajaran,” tuturnya.

Selain memaksimalkan unit core dari BPKARSS, pihaknya juga menyebarluaskan informasi terkait program edutrip dan eduwisata di stasiun-stasiun LRT serta berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk melakukan sosialisasi kepada siswa dan orang tua. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan pemahaman yang lebih baik di kalangan masyarakat terkait manfaat penggunaan LRT, terutama bagi pelajar.

"Kami tidak hanya melihat ini sebagai upaya untuk meningkatkan okupansi penumpang, tetapi juga sebagai langkah proaktif untuk membentuk generasi yang peduli akan transportasi publik dan warisan budaya di sekitar mereka," tambahnya.

 

Dengan harapan bahwa program ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar, BPKARSS berencana untuk melibatkan lembaga pendidikan dalam proses pengembangan rute-rute edutrip yang sesuai dengan kebutuhan kurikulum. Selain itu, rencananya juga akan dilibatkan pihak swasta dan sponsor yang dapat memberikan dukungan finansial untuk kelancaran program ini.

Optimisme tinggi terpancar dari semua pihak yang terlibat, dan masyarakat Sumsel berharap bahwa langkah-langkah ini dapat menciptakan dampak positif yang signifikan. Bukan hanya dalam meningkatkan okupansi penumpang LRT Sumsel, tetapi juga dalam menciptakan generasi penerus yang cerdas, terdidik, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Share to:

Berita Terkait: