KURANGI ANGKA KECELAKAAN DI PERLINTASAN KERETA API DENGAN SOSIALISASI KESELAMATAN

Malang,(28/06) - Keselamatan di perlintasan kereta api menjadi pusat perhatian terutama bagi pengendara yang melintas. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan pengetahuan mengenai keselamatan berkendara saat di perlintasan kereta api. Atas dasar hal tersebut, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian dengan tema “Tata Cara Berlalu Lintas di Perlintasan Sebidang Kereta Api” yang dilaksanakan di Kota Malang, Jawa Timur.

Sosialisasi yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juni ini merupakan inisiasi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dengan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur, PT KAI Daop 8 Surabaya, dan Polresta Malang.

“Kegiatan ini bermaksud untuk menyampaikan kepada Ketua RT/RW di wilayah Malang dan menanamkan pentingnya mengutamakan keselamatan di perlintasan sebidang untuk seluruh pengguna jalan,” kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur Mohamad Zulkarnain.
Zulkarnain menambahkan, pemerintah tetap berupaya mengurangi kecelakaan dengan menutup perlintasan kereta serta membangunkan jalan dengan alternatif lain seperti flyover atau pembuatan jalan underpass.

Dalam sosialisasi tersebut, banyak tanggapan yang disampaikan oleh masyarakat sekitar perlintasan kereta api, terutama pada akses jalan yang menghubungkan  dengan jalan lainya. Warga menilai, beberapa perlintasan liar dapat mempercepar akses mereka ke suatu wilayah lainnya. Selain itu,  rencana penutupan perlintasan dapat menghentikan mata pencaharian warga sekitar perlintasan terutama swadaya masyarakat yang telah menjaga perlintasan kereta api tersebut.

Namun di balik hal tersebut, masyarakat sebenarnya sangat setuju dengan penanganan keselamatan di perlintasan kereta api agar mengurangi angka kecelakaan dan berharap pemerintah untuk dapat memfasilitasi penjaga perlintasan dengan rompi/sirine/ilmu dasar petugas.

Bagi masyarakat yang melintas, mari bersama – sama tetap waspada dan berhati – hati serta tetap mematuhi peraturan yang telah diterapkan. Menjaga keselamatan bukan nanti nanti, karena maut bisa datang saat ini. Semoga kita tetap selalu diberikan keselamatan dan kesehatan. Safe Trip, Back Home (hms/btpjtm)

Share to:

Berita Terkait: