SOSIALISASI PENCEGAHAN PENYEBARAN DAN PENANGGULANGAN COVID-19 DI LINGKUNGAN DEPO LRT SUMATERA SELATAN

PALEMBANG – Menjaga produktivitas dan kesehatan di tengah pandemi virus corona COVID-19 menuju tatanan, kebiasaan, dan perilaku baru atau new normal, Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan mengadakan sosialisasi secara virtual edukasi Pencegahan Penyebaran dan Penanggulangan Covid-19 di lingkungan Depo LRT Sumatera Selatan, Kamis (18/6). Hadir sebagai narasumber, dr Hesty Ekawati, kepala Balai Kesehatan Kerja Pelayaran.

Selain Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, sosialisasi ini juga diikuti Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah VII Sumatera Bagian Selatan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Rosita, kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, saat membuka sosialisasi mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen pihaknya agar bersama-sama tetap menjaga kesehatan, kebersihan, dan produktivitas dalam bekerja dalam tatanan hidup baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan di area Depo LRT Sumatera Selatan.

“Sosialisasi ini bertujuan memberikan kita pandangan terkait bagaimana menghadapi new normal. Juga memberikan pengetahuan lebih bagaimana menjaga diri kita dan keluarga agar tetap sehat, semangat, dan produktif. Seperti kita tahu, di kawasan atau area Depo terdapat empat gedung perkantoran, yakni Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah VII Sumbagsel, Operation Control Center, dan Workshop Depo. Jadi, saya rasa perlu dilakukan sosialisasi bagaimana menghadapi new normal dan seberapa jauh kita siap beradaptasi dengan keadaan baru ini,” kata Rosita, Kamis (18/6).

Sementara, dr Hesty Ekawati, mengatakan, dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 menuju kondisi new normal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni menjaga imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, multivitamin, dan olahraga teratur. Selain itu, menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti pengecekan suhu tubuh, tidak berjabat tangan, menjaga jarak, rajin cuci tangan, menggunakan masker, dan membersihkan kantor secara berkala dengan cairan disinfektan.

 

“Kita harus menghargai kesehatan, karena sangat mahal. Jaga protokol kesehatan dan hindari stres agar imunitas tubuh tidak turun, selalu positive thinking. Sebenarnya, cara menjaga imunitas tubuh sangat mudah namun harus benar-benar dilakukan secara kontinyu. Seperti perbaikan asupan gizi dan multivitamin. Selain itu, tetap beraktivitas agar metabolisme tubuh terjaga sehingga dapat mengurangi pengaruh buruk dari luar, seperti polusi dan lainnya. Pastinya, harus cukup istirahat dan bahagia. Hal-hal seperti ini yang membantu menjaga imunitas tubuh di tengah kondisi berat saat ini,” tutup dr Hesty.

 

Sebagai informasi, Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, telah menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Area Wilayah Depo LRT Sumatera Selatan. “Baik LRT, Balai Pengelola maupun BTP Sumbagsel saat memasuki area Depo agar mematuhi semua SOP yang sudah ditetapkan demi kebaikan dan kesehatan kita bersama. Kita harus memahami bahwa kesehatan di area kerja adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Rosita. (bpkarss)

Komentar

Kirim Komentar