Berita Sebelumnya

PEMBAHASAN RENCANA DAN PROGRAM INFRASTRUKTUR BIDANG PERKERETAAPIAN SERTA MONITORING EVALUASI ATAS PERENCANAAN

Berita Selanjutnya

KE DEPAN, LRT SUMSEL ROLE MODEL SEMUA PENYELENGGARA PELAYANAN PUBLIK


TINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT, KEMENHUB LAKSANAKAN PROGRAM PADAT KARYA DI BANJAR JAWA BARAT

BANJAR (14/9/2020)-Guna meningkatkan produktivitas dan membantu perekonomian masyarakat terutama yang terkena dampak pandemi Covid-19, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Pekeretaapian menggelar program padat karya di berbagai wilayah kerja Balai Teknik Perkeretaapian yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah program padat karya di wilayah kerja Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat yang dilaksanakan pada Proyek peningkatan jalur kereta api jalur lintas Bandung-Banjar dari Cirahayu sampai Kota Banjar sepanjang 52km termasuk emplasemen.

Tujuan kegiatan padat karya ini adalah untuk memperkuat daya beli masyarakat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sedangkan jenis pekerjaan padat karya ini adalah pekerjaan nonskill yang pelaksanaannya bisa dikerjakan oleh masyarakat disekitar proyek pembangunan, misalnya Pekerjaan Pembersihan Lahan/ Stripping, Security/Safetyman/Penjaga Malam/Penjaga Semboyan/Keamanan Lokasi Kerja, Gorek Ballas Kricak, Pekerjaan Sementara Baik Bangun/Bongkar Direksi Keet/Bedeng, Gudang, Jalan Akses, Pekerjaan Perbaikan/Normalisasi Saluran dan Pembuatan Saluran atau Pekerjaan Dinding Penahan Tanah (Pasangan Batu).

Program padat Karya yang ada di Wilayah Balai Teknik Perkeretaapian wilayah Jawa Barat melibatkan masyarakat di 21 Desa yang tersebar dari wilayah Tasikmalaya, Ciamis hingga Banjar. “Dalam Program kali ini tercatat pekerja dari Kota Tasikmalaya 57 orang, dari Kabupaten Ciamis 59 orang, dan dari Kota Banjar 21 orang. Masyarakat tiga wilayah itu direkrut untuk mengerjakan kegiatan yang masuk dalam kriteria padat karya untuk mendapatkan penghasilan," Demikian disampaikan Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat Erni Basri saat mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Hj Nurhayati saat kunjungan peninjauan lokasi normalisasi jalur rel di Kota Banjar, di Stasiun Banjar (13/09/2020). Lebih lanjut dia mengatakan bahwa anggaran untuk padat karya dialokasikan sebesar Rp2,4 miliar. Hingga saat ini sudah terserap atau direalisasikan sebesar Rp1,8 miliar. "Perbaikan ini cepat lantaran jadwal perjalanan kereta api sedikit akibat covid-19 sehingga para pekerja memiliki tambahan waktu untuk mempercepat perbaikannya," jelas dia.

Sementara itu Direktur Prasarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Heru Wisnu Wibowo mengatakan bahwa pekerjaan padat karya ini merupakan program Pemerintah untuk membantu masyarakat di sekitar lokasi proyek agar bisa berkontribusi dalam pembangunan perkeretaapian. Selain itu, masyarakat juga bisa mendapatkan upah selama pekerjaan berlangsung. "Sebetulnya program dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ini kurang lebih ada Rp50 miliar yang dialokasikan pada tahun ini. Sekarang kurang lebih Rp28 miliar yang sudah direalisasikan, sudah lebih dari 50 persen. Kemudian konsep Padat Karya yang ada di Kemenhub ini konsepnya agak berbeda, jadi padat karya ini melekat di pekerjaan-pekerjaan konstruksi seperti perbaikan rel kereta api di jalur ini," tegas Heru.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Hj Nurhayati bahwa program padat karya ini sangat membantu memberdayakan masyarakat untuk mendapatkam penghasilan, terlebih dalam kondisi Covid-19. “Pada pandemi Covid ini banyak terjadi pengangguran, banyak tempat usaha dan industri yang tutup atau berhenti sementara, banyak orang yang dirumahkan bahkan banyak orang di PHK.” Kami melihat bahwa banyak orang menengah menjadi rentan miskin dan miskin sekali”. tegas dia.

Komisi V DPR RI sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan akan terus mendukung program dengan sistem padat karya seperti ini. Pihaknya juga mengaku telah membahas dengan mitra kerja program apa yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat desa dan membantu produktivitas masyarakat di desa. "Kita dari DPR RI akan terus mendorong pemerintah supaya memprogramkan kegiatan seperti ini banyak dilakukan karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya. Tidak lupa pada kesempatan tersebut Nurhayati mengingatkan kepada para pekerja agar tetap melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 pada saat melakukan pekerjaan misalnya jaga jarak, rajin cuci tangan dan pakai masker. Hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Ketua Komisi V DPR RI Hj Nurhayati, Direktur Prasarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Heru Wisnu Wibowo, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Erni Basri dan Kepala DAOP 2 Bandung Iwan Eka Putra. (spn)

Kepala Bagian Hukum Ditjen Perkeretaapian
Kementerian Perhubungan
YENNESI ROSITA
Facebook: ditjenperkeretaapian
Twitter: @perkeretaapian
Instagram: ditjenperkeretaapian
Youtube: ditjenperkeretaapian
Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Kementerian Perhubungan
Jalan Merdeka Barat No. 8 Jakarta 10110

Komentar

Kirim Komentar