• Jl.Medan Merdeka Barat No.8 Jakarta Pusat 10110 - Indonesia

Tingkatkan Kualitas SDM, BTP Padang Gagas Program Balai Belajar.

Padang—Kualitas, sikap bekerja responsif, profesional dan akuntabel sangat diperlukan dalam menjalankan tugas fungsi Balai agar bisa mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Untuk itu, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang menggagas program Balai Belajar (Babel) untuk mengasah pemikiran Sumber Daya Manusia (SDM) Balai.

Kepala BTP Padang Supandi menyatakan bahwa program Balai Belajar ini diciptakan sebagai wadah belajar bagi seluruh pegawai. “Setiap minggunya, per bagian dan seksi secara bergiliran akan memberikan paparan dengan tema yang diangkat dari berbagai masalah perkeretaapian, baik dari sisi regulasi, temuan kasus di lapangan, teknis, hingga masalah yang sedang hangat dibincangkan,” terang Kabalai sekaligus pencetus gagasan ini .

Lebih lanjut disampaikan bahwa Balai Belajar ini juga bisa dijadikan wahana bagi pegawai untuk berkreasi dengan menciptakan konten yang menarik, jelas dan mudah dipahami seluruh peserta. “Selain itu, seluruh pegawai secara tidak langsung juga bisa mengasah kemampuan presentasi mereka, kecakapan berbicara, bahkan bisa belajar mengelola sebuah seminar atau diskusi. Ini inline dengan semboyan BTP Padang "Rancak".(responsif, akuntabel, cakap-red) tambahnya.

Program Balai Belajar pertama kali dilakukan pada Jumat (5/5) bertempat di Kantor BTP Padang yang berada di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Narasumber pertama saat itu disampaikan oleh Sdr. Rio Sandi, dari sub bagian Tata Usaha dengan pembahasan ‘Pengelolaan Barang Milik Negara’.

“Rencananya, Balai Belajar akan dilakukan rutin setiap Jumat dengan narasumber bergantian mulai dari Sub Bagian Tata Usaha, Seksi Lalu Lintas, Sarana dan Keselamatan (LSK) serta Seksi Prasarana. Selanjutnya akan kembali pada narasumber awal dengan tema yang berbeda,” jelasnya.

“Hari ini, sesi ketiga Babel dibawakan oleh Sdr. Akbar dari Seksi Prasarana yang membahasa tema '‘Perpotongan dan/atau Persinggungan antara Jalur KA dengan Bangunan Lain’.
Setelah minggu sebelumnya dipaparkan Sdr. Sandy dari Seksi LSK dengan tema ‘Kodefikasi dan Penomoran Sarana Perkeretaapian’, kita mendapatkan banyak sekali informasi baru dan tiap pegawai dari unit yang berbeda jadi lebih paham masalah unit lain. Konten, gaya bicara, cara menjawab, mempertahankan ide sudah cukup baik. Tentu ini sebuah proses menuju peningkatan masih terdapat kekurangan, kita evaluasi terus untuk menuju satu kondisi ideal,” tegas dia.
Lebih lanjut dikatakan bahwa Babel disimulasikan layaknya sebuah seminar atau diskusi besar dengan dipandu seorang pembawa acara, moderator dan tentunya nara sumber. Dari pengamatan, terlihat semua peserta sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Diskusi berjalan sangat positif dan rangkaian acarapun berjalan dengan baik.

Diharapkan program ini juga mampu memberikan pengetahuan baru, penguasaan regulasi dan teknis serta mampu menggali potensi semua pegawai di lingkungan BTP Padang, “selaku regulator, sudah seharusnya kita memahami dan menguasai hal tersebut agar mampu menjalankan tusi dengan baik. "Ini adalah langkah kecil dalam rangka mendukung kebijakan yang telah dicanangkan Direktur Jenderal Perkeretaapian yaitu TAHUN KEBANGKITAN SDM DJKA. Semoga Babel ini bisa konsisten dilakukan ditengah kesibukan tugas balai, dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua ,” tutupnya.

Share to:

Berita Terkait:

F