Berita Sebelumnya

REFORMASI BIROKRASI PENGELOLAAN LRT SUMSEL

Berita Selanjutnya

MENHUB LANTIK 80 INSINYUR PROFESIONAL PERKERETAAPIAN


DIRJEN PERKERETAAPIAN MENYAKSIKAN SWITCH OVER (SO) KEBUMEN-WONOSARI – KUTOWINANGUN – PREMBUN – BUTUH DI KEBUMEN

Jumat (26/7) – Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah berhasil melaksanakan Switch Over (SO) track line (staging 1) lintas Kebumen – Wonosari – Kutowinangun – Prembun – Butuh. Switch Over jalur ganda segmen KA Kebumen – Wonosari – Kutowinangun – Prembun – Butuh sepanjang 22,8 Km merupakan bagian dari pembangunan jalur ganda KA lintas selatan Jawa antara Gombong – Kutoarjo. Pelaksanaan SO dimulai sejak pukul 05:15 WIB sampai dengan pukul 06:45 WIB.

Proses SO ini dilaksanakan pada saat window time atau pada saat tidak ada kereta yang melintas. Pelaksanaan SO pada window time dimaksudkan untuk mengurangi dampak terhadap operasional kereta api. Dalam kegiatan ini dilaksanakan beberapa tahapan pekerjaan antara lain pelaksanaan SO di KM 451+500 lintas Kebumen - Wonosari yang menghubungkan jalur eksisting di selatan dengan jalur baru, penataan emplasemen Kutowinangun, pelaksanaan SO di KM 466+350 lintas Kutowinangun - Prembun, penataan emplasemen Prembun, SO di KM 471+900 lintas Prembun - Butuh,  serta SO di KM 474+400 lintas Butuh - Kutoarjo. Berkat kegigihan, kerja cepat dan kerja sama tim yang baik pelaksanaan Switch Over rampung diselesaikan hanya dalam waktu 90 menit. Tepat pukul 07.10 WIB, KA Logawa menjadi kereta api pertama yang berhasil melintas di jalur SO tersebut.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri, menegaskan bahwa per Juli 2019, progres pembangunan jalur ganda KA segmen Gombong - Kutoarjo telah mencapai 78% sedangkan segmen Kroya - Gombong telah mencapai 81%. “Dengan Switch Over di segmen ini, maka akan semakin menjamin keselamatan dan keamanan KA yang beroperasi di lintas tersebut. Kita berharap, jalur ganda KA lintas Kroya - Kutoarjo dapat beroperasi penuh akhir tahun ini sehingga kapasitas lintas KA dan keselamatan perjalanan KA meningkat, waktu tempuh perjalanan berkurang dan tentunya meningkatkan pelayanan, aksesibilitas dan mobilitas orang dan barang”, pungkas Zulfikri. (wid) (btpjateng)

 

 

 

kuti terus website djka.dephub.go.id untuk update berita seputar Direktorat Jenderal Perkeretaapian agar kamu tidak ketinggalan berita!
Follow akun sosial media kami. Instagram : ditjenperkeretaapian Twitter : @perkeretaapian Youtube : Ditjen Perkeretaapian

Komentar

Kirim Komentar