• Jl.Medan Merdeka Barat No.8 Jakarta Pusat 10110 - Indonesia

PIMPIN SERTIJAB, DIRJEN KA AJAK PEGAWAI UNTUK INOVATIF HADAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PERKERETAAPIAN

JAKARTA (13/06) – Setelah sebelumnya dilaksanakan pelantikan oleh Menteri Perhubungan RI, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri memimpin proses serah terima jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada Senin, 13 Juni 2022 di Jakarta. Adapun pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan adalah Catur Wicaksono, ATD, MT. sebagai Kepala Bagian Keuangan, Sovia Aviantie, SE., MM. sebagai Kepala Subdirektorat Sertifikasi Sumber Daya Manusia dan Akreditasi Kelembagaan, Hendrialdi, A.T.D., M.T. sebagai Kepala Subdirektorat Audit dan Inspeksi Keselamatan, Faozaro Jaya Arisman Harefa, ST, ME. sebagai Kepala Subdirektorat Pemeriksaan dan Analisis Kecelakaan, Prayudi, ST, MT. Kepala Subdirektorat Pengelolaan Sarana Milik Negara, Supandi, SS, MT. sebagai Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Barat, Suranto, ATD, MT. sebagai Kepala Subdirektorat Rekayasa dan Peningkatan Keselamatan, Awang Meindra, S.SiT, MT. sebagai Kepala Subdirektorat Lalu Lintas, Ir. Tjatur Widianto, DESS sebagai Kepala Balai Pengujian Perkeretaapian, Prih Galih, ST., MT. sebagai Kepala Subdirektorat Kelaikan Fasilitas Operasi Kereta Api, Dedik Tri Istiantara, SE. S.SIT, MT. sebagai Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan, Yohary Baruna Putra, ST. sebagai Kepala Seksi Pengujian Prasarana Perkeretaapian, Amanda Pritasari, ST., MT. sebagai Kepala Seksi Pengujian Sarana Perkeretaapian, dan Rachmat Dalu, SE., M.MT. sebagai Kepala Seksi Pemanfaatan Sarana dan Prasarana.

Dalam sambutannya, Zulfikri menyampaikan bahwa mutasi dan promosi adalah bagian dari dinamika organisasi yang dilakukan untuk pemerataan kebutuhan yang ada. "Saya mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Semoga segera dapat menjalankan tugas barunya dengan baik. Karena ini masih dalam lingkungan DJKA jadi masing-masing sudah mengetahui dengan tugas dan fungsinya," jelas Zulfikri.

Lebih lanjut Zulfikri mengapresiasi upaya inovasi yang dilakukan oleh Prih Galih pada LRT Sumatera Selatan selaku Kepala Balai Kereta Api Ringan Sumatera Selatan sebelumnya. Upaya yang dilakukan Prih Galih terbukti dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan peningkatan jumlah penumpang di LRT Sumatera Selatan. "Dalam kunjungannya ke LRT Sumatera Selatan, Pak Menteri sudah merasa bangga dengan upaya DJKA yang mampu meningkatkan layanan dan jumlah pengguna LRT Sumatera Selatan. Maka dari itu, inovasi tersebut harus terus dilanjutkan karena LRT Sumatera Selatan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional,” imbuh Zulfikri.  Zulfikri juga berharap jika Direktorat Jenderal Perkeretaapian tidak hanya berperan sebagai regulator dalam mengawal keselamatan dan pembangunan perkeretaapian, melainkan juga harus dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.

Di akhir sambutannya, Zulfikri mengingatkan agar senantiasa membuka diri untuk dapat beradaptasi dan memahami penyelenggaraan perkeretaapian dengan teknologi tinggi, juga mengubah mindset dari teknologi perkeretaapian konvensional, untuk menyongsong hadirnya tiga proyek perkeretaapian yang diharapkan dapat beroperasi paling lambat Tahun 2024, yaitu LRT Jabodebek, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dan Kereta Api Makassar-Parepare. “Dalam menghadapi tantangan pada teknologi perkeretaapian, dibutuhkan SDM yang profesional dalam rangka mengawal regulasi-regulasi penyelenggaraan perkeretaapian dengan teknologi tinggi, sehingga dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga amanah yang disampaikan dapat dilakukan dengan baik.” Pungkas Zulfikri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Direktur Lalu Lintas Angkutan Kereta Api, Direktur Prasarana Perkeretaapian, dan Direktur Sarana Perkeretaapian. (PHP)

Berita Terkait: