TINGKATKAN KESELAMATAN, DITJEN PERKERETAAPIAN GELAR INSPEKSI KESELAMATAN DI CIREBON

BANDUNG – Sebagai upaya peningkatan keselamatan para pengguna kereta api, Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat melakukan Inspeksi Keselamatan Kereta Api di wilayah kerja DAOP 3 Cirebon pada Kamis, 1 April 2021.

“Kegiatan inspeksi ini sebetulnya rutin dilakukan oleh Ditjen Perkeretaapian, namun mengingat libur panjang akhir pekan dan prediksi peningkatan jumlah penumpang selama bulan Ramadhan, serta cuaca buruk yang akhir-akhir ini melanda beberapa wilayah, maka Inspeksi kita intensifkan”, ujar Dedy Cahyadi Direktur Keselamatan Perkeretaapian.

Inspeksi Keselamatan ini dilakukan di daerah rawan yaitu Stasiun Haurgeulis dan Stasiun Terisi dengan meninjau lokasi amblasan di KM 138+5 – KM 138+8 antara Stasiun Cilegeh – Stasiun Haurgeulis. Amblasan tersebut terjadi akibat struktur atau keadaan tanah dasar yang labil sehingga tidak kuat menahan beban, dampak dari cuaca ekstrim yang sering terjadi akhir-akhir ini.

Inspeksi di Daerah Rawan juga dilakukan dengan meninjau jembatan pada BH 374 KM 162+6 – KM 162+7 antara Stasiun Terisi – Stasiun Telagasari. Terdapat tanah longsor di sisi BH 374 akibat tergerus oleh air sungai yang deras. Kegiatan inspeksi keselamatan lainnya juga dilakukan dengan memeriksa Fasilitas Operasi serta Sertifikasi SDM (Sumber Daya Manusia) yang berada di Stasiun Prujakan dan Stasiun Kejaksan.

Dasar kegiatan yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di wilayah kerja DAOP 2 Bandung ini, merujuk pada Surat Direktur Keselamatan Perkeretaapian perihal Inspeksi Keselamatan Perkeretaapian menunjuk dari Surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia perihal Penyampaian Perkembangan Musim Hujan 2020/2021 serta Surat Ketua KNKT perihal Rekomendasi Keselamatan Jembatan Kereta Api.

“Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di DAOP 3 saja, namun seluruh wilayah kerja baik DAOP di Pulau Jawa dan DIVRE Pulau Sumatera, tujuannya sama untuk memastikan penumpang selamat melalui Standar Pelayanan Minimum yang tersedia”, pungkas Dedy.

Turut hadir dalam kegiatan Inspeksi Keselamatan ini Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, VP DAOP 3 Cirebon, Tim KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi), serta akademisi yang ahli dalam bidang keselamatan perkeretaapian dengan tetap memenuhi protokol kesehatan.

Komentar

Kirim Komentar